Detail Cantuman Kembali
perancangan keramba apung movable dalam mendukung peningkatan lahan budidaya ikan
Permasalahan pembudidaya ikan di Kabupaten Trenggalek adalah kurangnya ketersediaan infrastruktur lahan budidaya. Minimnya ketersediaan lahan di pengaruhi oleh beberapa faktor : faktor pergeseran tambak menjadi industri/perumahan, pengairan yang semakin sulit saat musim kemarau, dan kondisi sanitasi yang kurang layak. Maka dari itu akan dilakukan penelitian perancangan keramba apung movable lepas pantai untuk mendukung peningkatan lahan budidaya ikan di Kabupaten Trenggalek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan desain dan ukuran utama keramba apung movable. Metode yang digunakan untuk menentukan ukuran utama keramba apung movable adalah berdasarkan kebutuhan ikan, akomodasi untuk kebutuhan aktifitas keramba, dan karakteristik jenis ikan yang akan dibudidayakan. Sehingga diharapkan keramba apung tersebut dapat mengakomodir semua kebutuhan baik kapasitas dan seluruh akomodasi diatas keramba. Dari penelitan yang dilakukan didapatkan hasil ukuran utama L = 74 m, B = 12 m, H = 2 m, T = 1.3 m. Jumlah keramba yang digunakan terdiri dari 5 petak. Masing – masing petak memiliki volume sebesar 1000 m³. Produksi ikan tongkol yang dihasilkan dari keramba apung movable bisa membackup sekitar 35 % dari jumlah keseluruhan produksi ikan tongkol yang dibutuhkan dalam setahun. Dan dari segi operasionlanya keramba apung movable tersebut telah memenuhi kriteria aman berdasarkan perhitungan variasi pembebanan.
621.20.16 And p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2020
Surabaya
xii, 77 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







